Waspadai beberapa kendala dan tantangan pelaksanaan JKN

by Webmaster

Ketua Umum LAFAI, Yaslis Ilyas, mengemukakan pandangannya tentang perlunya perubahan perilaku semua pihak di sisi pelayanan kesehatan peserta JKN yang sebelumnya biasa dilayani program kesehatan yang sudah ada, harus beradaptasi dalam pelayanan JKN yang baru. Demikianlah pokok keprihatinan yang perlu diantisipasi oleh BPJS Kesehatan yang menyangkut paradigma dan perilaku pihak provider pelayanan kesehatan maupun para peserta JKN itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan pada sesi tanya jawab pada acara peluncuran Media Center BPJS Kesehatan pada tanggal 3 Desember 2013 di Kantor Pusat PT Askes, dimana beberapa kendala dan pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan oleh BPJS dan pemerintah dipaparkan oleh para pembicara yaitu Ketua DPR Marzuki Ali, Dirjen Bina Upaya Kesehatan Akmal Taher, Dirut PT Askes Fachmi Idris dan Rektor Universitas Gajah Mada Pratikno.

Beberapa masalah yang penting perlu dipecahkan dan diselesaikan diungkapkan pada acara tersebut, antara lain masalah klasik tentang data jumlah orang miskin dan yang tidak mampu, masalah kekurangan sekitar 11.000 tempat tidur di sarana pelayanan rumah sakit pemerintah, serta masalah masih adanya tunggakan pemerintah sebesar Rp 1.8 trilyun pada program Jamkesmas saat ini.

Go back